
Dana sebesar US$ 341 ribu dihibahkan oleh Badan perdagangan dan pembangunan Amerika Serikat untuk kepentingan keselamatan penerbangan kepada otoritas penerbangan sipil Indonesia. Hibah murni itu diberikan dalam bentuk pelatihan para inspektur dan fasilitas kelengkapan pendukung keselamatan penerbangan.
“Ini bukti adanya kepercayaan dari penerbangan sipil Amerika atau FAA, terhadap industri penerbangan nasional,” kata Direktur Jenderal Perhubungan Udara Departemen Perhubungan Herry Bakti di Jakarta, Selasa (23/6).
Menurutnya upaya pemerintah Indonesia meningkatkan keselamatan penerbangan sipil selama ini sangat maksimal. “Keselamatan penerbangan adalah angka mati yang tidak bisa diganggu gugat, dan ini menjadi prioritas kami,”
Hibah itu merupakan bentuk kerja sama dan dukungan terhadap keselamatan penerbangan sipil Indonesia. Hal tersebut dinyatakan oleh Duta Besar Amerika Serikat Cameron Hume. Ia menyambut baik berbagai langkah perbaikan yang dilakukan Departemen Perhubungan untuk menekan tingkat kecelakaan.
(drevolution)
Sumber : tempointeraktif.com
Foto : www.technologyindonesia.com